- Dimudahkannya kita menuntut ilmu adalah nikmat dari Alloh subhanahu wata’ala yang wajib untuk kita syukuri
- Bekal terbaik bagi seorang hamba adalah bekal takqwa kepada Alloh subhanahu wata’ala
- Dunia di sisi Alloh subhanahu wata’ala adalah lebih rendah dibanding sayap nyamuk sebagaimana di isyaratkan dalam hadits Dari Sahl bin Sa’id as-Sa’idi radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ”Seandainya dunia ini di sisi Allah senilai harganya dengan sayap nyamuk niscaya Allah tidak akan memberi minum barang seteguk sekalipun kepada orang kafir” (HR. Tirmidzi, dan dia berkata: ‘hadits hasan sahih’)
- Sesungguhnya orang yang berpecahbelah dan berkelompok-kelompok maka mereka bukanlah termasuk golongan Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wa salam
- Tidak ada hal yang menyebabkan seseorang lebih mulia dari orang lain dihadapan Alloh subhanahu wata’ala kecuali ketaqwaannya
- Seluruh penamaan terhadap ahlussunnah yang kembalinya kepada islam seperti muslimun, firqotun najiyah, ahlussunnah wal jama’ah, salafi, ashabul hadits dan yang sejenisnya adalah diperbolehkan oleh syariat
- Diriwayatkan oleh Tirmizi, no. 2863 dari Harits Al-Asy’ari, sesungguhnya Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Aku perintahkah lima hal yang Allah perintahkan kepadaku; Mendengar, taat (kepada pemimpin), Jihad, hijrah dan Berjamaah. Maka siapa yang berpisah dari jamaah walau sejengkal, maka dia telah melepaskan diri dari ikatan Islam dari lehernya sampai dia kembali. Dan siapa yang menyeru dengan seruan jahiliyah maka dia bagian dari neraka Jahanam.” (Dinyatakan shahih oleh Al-Albany dalam kitab Misykatul Mashabih, no. 3694)
- Hijrah bisa berupa pindah dari tempat yang yang tidak islami ke tempat yang islami atau bisa juga pindah dari amalan kemaksiatan kepada amalan ketaatan
Senin, 18 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 75
Senin, 18 Maret 2018, Ust. Abu Bakar
Minggu, 17 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 74
Ahad, 17 Maret 2019, Ust. Abu Sinan
- Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu maka Alloh akan mudahkan jalannya menuju surga
- Sebab terbesar untuk bisa istiqomah adalah berkata yang baik/menjaga lisan
- Seorang hamba tidak akan istiqomah sebelum istiqomah hatinya, dan tidak akan istiqomah hati seseorang sebelum istiqomah lisannya
- Orang arab secara asalnya adalah orang yang paling menghindar dari berdusta sejak sebelum datangnya islam
- Beriman kepada Alloh subhanahu wata’ala berkonsekuensi untuk beriman kepada apa yang datang dari Alloh dalam kitab-kitabNya yang diturunkan melalui malaikatNya kepada nabi-nabiNya
- Nabi Ya’qub dan Nabi Ibrohim mewasiatkan kepada keturunannya ketika menjelang ajalnya adalah untuk selalu menyembah Alloh subhanahu wa ta’ala tanpa menyekutukanNya
- Wasiat Luqman Al Hakim kepada anaknya dalam surat luqman adalah untuk tidak menyekutukan Alloh
Sabtu, 16 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 73
Sabtu, 16 Maret 2019, Ust. Saifudin Zuhri
- Pembatal-pembatal mengusap khuf :
- Terkena hal yang mewajibkan mandi janabah sesuai dengan hadits Shafwan bin ‘Assal radhiallahu ‘anhu, ia berkata : “shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami, bila kami sedang safar agar tidak melepaskan khuf-khuf kami selama tiga hari tiga malam kecuali bila ditimpa janabah. Akan tetapi bila hanya buang air besar, kencing, dan tidur (tidak perlu melepaskannya).” (HR. at-Tirmidzi no. 96. Dinyatakan hasan oleh asy- Syaikh Muqbil dalam al-Jami’us Shahih, 1/538)
- Terbukanya khuf baik karena dilepas ataupun karena robek/rusaknya khuf
- Habisnya waktu pengusapan, 24 jam bagi yang mukim dan 72 jam bagi musafir
- Jika salah satu pembatal di atas ada, maka tidak diperkenankan mengusap khuf. Wajib baginya ketika berhadats, ia berwudhu lagi, lalu ia mencuci kakinya secara langsung saat itu. Kemudian setelah itu, ia boleh lagi mengenakan khuf dan mengusapnya
- Jika salah satu pembatal mengusap khuf di atas terwujud tidak berarti wudhunya batal jika memang masih dalam keadaan suci. Demikian pendapat An Nakho’i, Al Hasan Al Bashri, ‘Atho’, Ibnu Hazm, pilihan An Nawawi, Ibnul Mundzir dan Ibnu Taimiyah
Catatan Taklim Bakda Magrib 72
Kamis, 14 Maret 2019, Ust. Firdaus
- Sahabat yang paling mulia adalah Abu Bakar Ash Shidiq. Beliau adalah orang yang pertama kali membenarkan peristiwa Isro mi’roj
- Status yang paling tinggi bagi manusia adalah sebagai hamba Alloh, sehingga sudah selayaknya kita bangga apabila disebut sebagai hamba Alloh
- Al Quran merupakan kitab Alloh yang akan senantiasa di jaga oleh Alloh subhanahu wa ta’ala, sehingga tidak bisa dirubah rubah oleh manusia
- Dengan Al Quran derajat hamba akan diangkat oleh Alloh subhanahu wa ta’ala sesuai dengan kehendakNya
Selasa, 12 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 71
Selasa, 12 Maret 2019, Ust. Mubarok
- Diantara adab seorang penuntut ilmu ialah menghadiri majelis dengan penuh ketenangan dan berpenampilan yang baik
- Imam Malik sangat memperhatikan penampilan ketika akan mengajarkan ilmu di majelisnya
- Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa mempelajari adab adalah lebih didahulukan dari mempelajari ilmu
- Hendaknya kita tidak menjadi gambaran bagi masyarakat bahwa penuntut ilmu itu kumuh dan kurang adab
- Hadits musnad adalah hadits yang disandarkan kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi wasalam secara bersambung sanadnya tanpa keterputusan
- Imam Al Baiquni mensyaratkan hadits musnad itu harus muttashil (bersambung) sampai Nabi Sholallohu ‘alaihi wa salam
- Hadits muttashil adalah hadits yang datang dengan sama’ atau kedudukan yang menggantikan sama’ (yaitu ard dan ijazah) dari setiap rawi secara bersambung sanadnya, baik marfu maupun mauquf
- Imam Al Baiquni mensyaratkan bahwa hadits muttashil sanadnya harus sampai kepada Nabi Muhammad Sholallohu ‘alaihi wa salam (hadits marfu saja) sehingga hadits muttashil sama dengan hadits musnad
- Hadits muttashil kadang disebut dengan hadits mausul oleh Imam Syafi’i
Minggu, 03 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 70
Ahad, 3 Maret 2019, Ust Abu Qotadah
- Nadzar adalah mengharuskan suatu ibadah bagi diri sendiri yang asalnya ibadah itu tidak diwajibkan atas dirinya
- Hukum menunaikan nadzar adalah wajib apabila nadzarnya berupa amalan ketaatan dan haram dilakukan apabila nadzarnya adalah amalan kemaksiatan
- Khouf berarti takut dan merupakan amalan hati. Khouf dibagi menjadi dua yaitu khouf yang disertai dengan pengagungan dan cinta terhadap yang ditakuti (khouf ibadah) dan khouf yang merupakan sifat dari manusia seperti takut pada musuh atau binatang buas (khouf thobi’i)
- Khouf ibadah hanya boleh ditujukan kepada Alloh dan haram ditujukan kepada yang selainNya
Jumat, 01 Maret 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 69
Jumat, 1 Maret 2018, Ust Abu Sinan
- Dari Abu Amr, -ada juga yang mengatakan- Abu ‘Amrah, Suufyan bin Abdillah Ats Tsaqofi radhiallahuanhu dia berkata, saya berkata : “Wahai Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam, katakan kepada saya tentang Islam sebuah perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu”. Beliau bersabda: “Katakanlah: saya beriman kepada Allah, kemudian berpegang teguhlah/istiqomah” (Riwayat Muslim).
- Hadits tersebut termasuk hadits nabi yang bersifat Jawamiul Kalim, perkataan yang ringkas namun kandungannya luas
- Setelah beriman kepada Alloh maka kita diperintahkan untuk selalu istiqomah dalam keimanan tersebut
- Amalan ketaatan harus selalu didahului dan disertai dengan keimanan, dan kita diperintahkan untuk istiqomah dalam hal tersebut
- Dua hal yang bisa membuat rusaknya keistiqomahan didalam keimanan adalah syahwat dan subhat
- Alloh akan memperbaiki amalan kita apabila kita mampu menjaga ucapan kita untuk berkata yang baik
- Sahabat adalah orang-orang yang sangat bersemangat didalam mengetahui dan melaksanakan amalan sholih
- Keimanan apabila disebutkan bersama keislaman maka bermakna amalan batin saja tapi kalau disebutkan sendirian maka keimanan mencakup amalan batin dan amalan lahir
- Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wa salam mengajari Ali Bin Abi Tholib rodhiyallohu’anhu untuk berdoa untuk memohon kelurusan dan istiqomah
Senin, 25 Februari 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 68
Senin, 25 Februari 2019, Ust. Abu Bakar
- Kemulyaan mencari ilmu agama adalah dengan amal sebagai hasilnya, bukan dengan banyaknya ilmu tapi tanpa di amalkan
- Salah seorang yang diancam dengan api neraka adalah orang yang banyak ilmunya tapi tidak mengamalkannya sebagaimana disebutkan di dalam shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan hadits Usamah bin Zaid, dia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada hari kiamat nanti akan ada seseorang yang didatangkan kemudian dilemparkan ke dalam neraka. Isi perutnya terburai, sehingga ia berputar-putar sebagaimana berputarnya keledai yang menggerakkan penggilingan. Penduduk neraka pun berkumpul mengerumuninya. Mereka bertanya, ‘Wahai fulan, apakah yang terjadi pada dirimu? Bukankah dahulu engkau memerintahkan kami untuk berbuat kebaikan dan melarang kami dari kemungkaran?’. Dia menjawab, ‘Dahulu aku memerintahkan kalian berbuat baik akan tetapi aku tidak mengerjakannya. Dan aku melarang kemungkaran sedangkan aku sendiri justru melakukannya’.”
- Menyerahkan wajah kepada Alloh artinya mengikhlaskan semua amal ibadah hanya kepada Alloh Subhanahu wata’ala
- Syahadat secara bahasa bermakna mempersaksikan sesuatu dengan ilmu dan meyakini kebenarannya secara pasti
- Amalan dalam islam mencakup amalan batin dan amalan lahir, semuanya sudah diajarkan oleh Nabi Sholallohu ‘alaihi wa salam, jangan menambahi dan mencari diluar yang sudah diajarkan
- Hadits marfu adalah hadits yang rangkaian sanadnya sampai kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi wa salam
- Sebaik baik penutup ucapan seseorang menjelang kematiannya adalah “la ilaha ilalloh”
Label:
Taklim Bakda Maghrib
Sabtu, 23 Februari 2019
Catatan Taklim Bakda Maghrib 67
Sabtu, 23 Februari 2019, Ust. Syaifudin Zuhri
- Dalam wudlu ada kegiatan membasuh dan mengusap, keduanya jangan dipertukarkan dalam mengerjakannya
- Khuf adalah alas kaki yang terbuat dari kulit dan yang semisalnya yang sampai menutupi mata kaki
- Hukum mengusap khuf dalam wudlu adalah jaiz/boleh, dalilnya adalah hadits jarir ibnu abdillah yang melihat Nabi sholallohu ‘alaihi wa salam yang mengusap khuf ketika berwudlu setelah buang hajat
- Apabila tidak menggunakan khuf maka kaki harus dicuci/dibasuh bukan di usap seperti yang dilakukan oleh orang-orang syiah
- Hukum mengusap khuf masih tetap berlaku setelah turun ayat tentang wudlu karena sahabat Jarir Ibnu Abdillah melihat perbuatan Nabi Sholallohu ‘alaihi wasalam setelah turunnya ayat tentang wudlu (surat al maidah ayat 6) sebab sahabat Jarir masuk islam setelah turun ayat tentang wudlu
- Syarat yang harus dipenuhi agar diperbolehkan mengusap khuf adalah:
- sebelum mengenakan khuf sudah dalam keadaan bersuci
- Bagian kaki yang diwajibkan untuk dicuci dalam wudlu keadaannya harus tertutup oleh khuf, kalau ada yang berlubang dari khufnya sehingga bagian yang wajib dicuci kelihatan maka tidak sah mengusap khuf
- Khuf yang dipakai adalah khuf yang mubah (boleh/halal dipakai), bukan dari hasil mencuri/merampas dan bukan dari sutra bagi khuf laki-laki
- Khufnya terbuat dari dzat/bahan yang suci, bukan dari bahan yang najis seperti khuf yang terbuat dari kulit keledai atau babi
- Mengusapnya diwaktu yang telah ditetapkan batas-batasnya oleh syariat, orang yang mukim batasnya sehari semalam (24 jam) sedangkan musafir batasnya adalah 3 hari 3 malam (72 jam)
Label:
Taklim Bakda Maghrib
Sabtu, 01 Desember 2018
Catatan Taklim Bakda Maghrib 66
Sabtu, 1 Desember 2018, Ust Firdaus
- Salah satu ciri anak yang sholeh adalah selalu mendoakan ampunan untuk orangtuanya kepada Alloh subhanahu wata’ala
- Dengan sebab istighfar anak untuk orangtua bisa menjadikan derajat orangtuanya tinggi di surga
- Surat Adz Dzariat ayat 56 maknanya secara global ialah bahwasanya Alloh subhanahu wata’ala memberitahukan bahwa Dia menciptakan jin dan manusia adalah untuk beribadah kepadaNya
- Wajib bagi kita untuk mengesakan ibadah hanya kepada Alloh subhanahu wata’ala tanpa kesyirikan sedikitpun
- Alloh subhanahu wata’ala tidak butuh kepada mahluk sama sekali tetapi mahluklah yang butuh kepada Alloh subhanahu wata’ala
Label:
Taklim Bakda Maghrib
Langganan:
Postingan (Atom)